Dispar Optimalkan Pengelolaan Pariwisata Malteng

Masohi,seputarmaluku.com-  Dinas Pariwisata Kabupaten Maluku tengah  berupaya mengoptimalkan memajukan pariwisata dalam beberapa tahun kedepan.  Tantangan dimaksud dalam bentuk MoU antara Dinas Pariwisata dengan Pemkab dan DPRD Maluku Tengah. Yakni tentang pengelolaan pariwisata.

Tantangan ini merupakan syarat dukungan persetujuan anggaran Dinas Pariwisata di tahun mendatang.

“Prinsipnya, DPRD akan menyetujui usulan anggaran yang disampaikan pihak eksekutif  dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan Pariwisata Malteng tahun 2019 mendatang. Hanya saja kita akan dorong penandatanganan MoU ini dengan dinas pariwisata swbagai bentuk komitmen dinas dalam mengoptimalkan pengelolaan pariwisata dengan dukungan anggaran dari pemerintah daerah,” tandas Ruhunussa, akhir pekan kemarin.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memang saat ini sedang membenahi objek pariwisata menyusul ditetapkannya kabupaten bertajuk Pamahqnu Nusa ini sebagai salah satu tujuan wisata di tahun mendatang.

Sudah tentu, konsekuensi dari semua itu adalah anggaran.

“DPR sangat mendukung pengembangan pariwisata sebagai salah satu aset yqng potensial untuk mengembangkan daerah dan mensejahterakan masyarakat. Nah, untuk mengoptimalkan  upaya kearah itu, dibutuhkan komitmen dan kerja keras bersama. Itu mengapa DPR berkeinginan agar rencana pengalokasian anggaran dibarengi dengan penandatanganan MoU,” terang Ruhunussa.

Objek wisata di Malteng cukup banyak. Kita berharap minimal ada komitmen bersama dinas dengan pemerintah daerah dan DPR untuk minimal meningkatkansalah satu diantaranya menjafi objek wisata Nasional. Umpama Ora Beach, wisata Laut Banda. Atau peningkatan fasilitas pendukung untuk beberapa objek wisata yang lain,” runut Ruhunussa.

Konkrit tentang isi MoU sejatinya baru akan dirancang, namun ketegasan  DPR sejatinya merupakan solusi yang arif demi maksimalitas pencapaian target pengembangan pariwisata Malteng. Sekaligus komitmen untuk dapat memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pastinya, usulan anggaran yang disampaikan nanti tidak akan mampu menjawab kebutuhan pengembangan pariwisata malteng yang cukup banyak. Namun komitmen ini lagi penting,” tutupnya. (SM-01)

author