Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Negeri Hatumete Sasar Masyarakat dan Warga Sekolah

Tehoru, Seputarmaluku.com – Pemerintah Negeri Hatumete sangat serius dalam upaya menangkal masuknya wabah virus corona ke wilayahnya. ini terbukti dengan digelarnya berbagai upaya  antisipasi maupun penanganan terhadap virus  mematikan itu.

Dan, semua warga negeri itu disasar. Termasuk warga sekolah. yakni siswa Sekolah dasar beserta para guru di wilayah itu. bahkan, Negeri Hattumette merupakan Negeri pertama yang menggagas kegiatan pencegahan terhadap penyebaran virus corona di wilayah Kecamatan Tehoru dengan menggunakan anggaran Dana Desa (DD).

“Sebelumnya, kita telah menggelar sosialisasi pencegahan dan penanganan terhadap virus corona.  Hari ini,  kembali bersama staf, tokoh agama, tokoh adat dan komponen masyarakat berkumpul dalam rangka membahas langkah-langkah konkrit.   Dari pertemuan tadi, telah disepakati bahwa  sosialisasi pencegahan corona juga perlu dilakukan kepada warga usia sekolah,” tandas Lilihatta.

“Pada pagi hari, sosialisasi kepada Anak sekolah Dasar, dan sorenya, kepada  masyarakat,” ujar Lilihata yang merupakan salah satu tenaga medis pada Puskesmas Tehoru ini.

Dijelaskan, sosialisasi krpada siswa Sekolah Dasar dan masyarakat bersifay edukatif. Tentang pengenalan akan virus corona ; cara penyebarannya hingga soal  langkah yang perku dilakukan untuk  mengantisipasi diri dan keluarga dari serangan virus corona.

“Tentang bagaimana mencuci tangan  yang benar. Tentang pentingnya pembatasan sosial  ketetapan jarak maksimum antar orang untuk mengantisipasi penularan corona,” jabarnya.

Ditegaskan, selain melalui kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanganan corona,  pemerintah Negeri Hattumete juga melakukan sejumlah aksi nyata  pencegahan corona. Yakni, membangkitkan budaya gotong royong membersihkan lingkungan sekitar, melakukan pembatasan akses masyarakat  keluar dan masuk Negeri. Adapula kebijakan untuk menolak pembelian ataupun penjualan barang dari luar negeri.

“Termasuk, menjafikan minuman tradisional “Sopi”  untuk dijadikan antiseptik mencegah covid-19,” rincinya.

“Seluruh kebijakan yang ditempuh tersebut merupakan keputusan bersama yang lahir dari rapat bersama Pemerintah Kecamatan Tehoru,” kuncinya. (SM-PAI)

author