Gandeng SKPD, Disdukcapil Malteng Gelar Rakor

Masohi, Seputarmaluku.com- Gandeng satuan kerja perangkat daerah (SKPD)  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil ) Kabupaten Maluku Tengah  menggelar rapat koordinasi. Kepala dinas Dukcap Kaabupaten Maluku Tengah,  DRs. Nova Anakota  dalam kesempatan itu menjelaskan  bahwa akses  datas kependudukan  hanya merujuk pada   data kemendagri. Data ini merupakan  hasil verifikasi  dari Disdukcapil Maluku Tengah ,” Jelas Anakota saat Rakor Lintas SKPD  byang digelar di Penginapan Lounussa Beach Jumat (16/3/2018).

Dikatakannya, Lembaga pemerintah dalam hal ini Organisasi perangkat daerah (OPD)  maupun swasta  diwilayah Kabupaten Maluku Tengah hanya  menggunakan data  kependudukan yang dikeluarkan  oleh  Dukcapil Maluku Tengah untuk semua program dan pelayanannya

“Penggunaan data rujukan saja yakni data Disdukcapil ini diharapkan dapat  merngat5asi fenomena  tumpang tindihnya  data kependudukan  yang digunakan untuk menbjalankan perencanaan pembangunan,pelayanan public, alokasi anggaran pembangunan,”Jelasnya.

Data KTP –E  yang tersimpan secara sistematik  dan terstruktur  dengan terkoneksi satu  sama lainnya.  Dengan demikian tidak ada lagi  perbedaan data  kependudukan  hanya karena rujukan  datannya  berbeda –beda,”sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan,  penggunaan data kependudukan  dengan satu rujukan ini  sejatinya akan sangat menguntungkan  bagi setiap OPD karena  memudahkan OPD dalam menyusun program-programn dan  pelayanan yang diperlukan  dengan berbekal semua  data yang terintegrasi dari Disdukcapil. Olehnya itu pengurusan yang terkait perbankan,BPJS,Dinsos maupun lembaga lainnya hanya menggunakan data Disdukcapil.  Sebelumnya menggunakan data  dari beberapa lembaga  yang mengakibatkan terjadinya  kerancuan data,”ucapnya.

Namun penggunaan basis data  kependuduksan dari Disdukcapil  akan tetap melalui  mekanisme baku  penggunaan  data yaknimelalui pengajuan permohonan terlebih dulu. Bahkan pernah Dinsos Malteng memperoleh pengharaggaan tingkat Nasional  lantaran menggunakan data  Kependudukan dari Disdukcapil Malteng,”ungkap Anakota (SM-01)

author