Distransnaker Turut Berkontribusi Dalam Kemajuan Daerah

Masohi,seputarmaluku.com- Pembangunan dibidang Ketenagakerjaan dan Transmigrasi beberapa tahun terakhir, turut menampakan berkontribusi dalam mendorong laju peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ini dapat dilihat melalui peran disnakertrans dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia,  Penciptaan kesempatan kerja, pembangunan kawasan transmigrasi serta pengembangan ekonomi lokal dan daerah.

Klaim ini diutarakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Maluku Tengah, Eca Soakakone dalam.sambutannya pada pembukaan kegiatan Rapat OPD tahun 2020, Sabtu (7/3).

“Memang tidak bisa dipungkiri bahwa masih ada sejumlah permasalahan yang perlu mendapat perhatian serius. Namun, tidak juga  dinafikan bahwa laju pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan kontribusi peran dan fungsi Disnakertrans,” tandas Soakakone.

Permasalahan dibidang ke tenaga kerjaan, diuraikan Soakakone adalah, diantaranya,  masih kurangya kuantitas pelatihan bagi pencari kerja serta masalah lain yang berkaitan dengan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sementara dibidang ketransmigrasian, diantaranya, maslah tapal batas baik dengan masyarakat adat maupun antar negeri bertetangga dan perusahaan pemilik usaha perkebunan. Termasuk persoalan masih lambannya proses akulturasi mentransfer teknologi antara transmigrasi Penduduk Asal (Tpa) dan Transmigrasi Penduduk Setempat (TPS) belum terselesaikan sesuai harapan.

Dikatakan, pembangunan ke tenaga kerjaan dan ketranamigrasian merupakan  disubsidi pembangunan yang memiliKi peran, tujuan dan fungsi yang sama. Yakni, bagaimana mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Lantaran itu, melalui perhatian forum OPD, diharapkan, lahir ide gagasan konstruktif dibidang transmigrasi dan ketenagakerjaan demi optimalnya pembangunan daerah.

“Rapat OPD ini harus dijadikan momentum strategis untuk mengevaluasi sejauh mana output program dan kegiatan Disnakertrans berkontribusi bagi  pembangunan daerah dan bangsa,” sebutnya.

“Gali dan cermati semua permasalahan yang ada, rumuskan ide dan gagasan yang konstruktif agar usaha mewujudkan Maluku Tengah menjadi “Jendela Indonesia Timur” dapat diwujudkan,” imbuhnya. (SM-03)

author