Belum Ada Tersangka Baru, Kajari Diduga Lindungi Maelissa CS

Masohi,seputarmaluku.com-Janji Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tengah (Malteng) Robinson Sitorus untuk menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi anggaran pengawasan Pemilukada Malteng,tahun 2017 lalu hanya sebatas lips service saja.

Di duga kuat Kejari  Malteng, Robinson Sitorus melindungi  Mantan Ketua Panwaslu Malteng, Stenly Maelissa serta sejumlah  rekannya. Bagimana tidak,  sampai hari ini, Maelissa dan mantan Sekertaris, Yanti Nirahua tetap “aman” meski seharusnya tugas dan fungsi mereka sudah mesti menjerat mereka sebagai tersangka. Kepastian adanya penetapan tersangka baru, sampai dengan hari ini belum juga jelas. pasalnya sejak mantan bendahara jadi tersangka, sejak itu pun baik penyidik maupun Kejari tidak memberikan penyataan Pers apapun ke public.

Selain berjanji akan menambah tersangka baru saat itu. Spekulasi publik yang muncul sampai dengan hari ini pun memberikan dugaan kuat bahwa kasus ini bisa jadi di intervensi oleh pihak di luar korps adiyaksa malteng.

“Kasus ini tidak bisa hanya dengan satu tersangka saja. Paling tidak mereka yang lain. seperti mantan Ketua Panwas dan Sekertarisnya juga harus di jerat. sebab mereka adalah pihak yang paling bertanggung jawab penuh atas pengunaan keuangan negara saat itu”tandas Rian Idris Pemerhati Tindak Pidana Korupsi kepada wartawan di Masohi, Kamis (1/3).

Dia menegaskan bahwa kalau kemudian Stenly Maelissa dan Yanti Nirahua,mantan ketua dan mantan Sekertaris itu tidak tersentuh hukum. maka patut di duga ada yang memberikan perlindungan kepada mereka. apalagi semua orang tahu bahwa ada fakta perbuatan melawan hukum yang di duga kuat di lakukan oleh Mantan Ketua, Stenly Maelissa yang memperbolehkan istrinya mengunakan biaya Perjalanan Dinas saat itu”Jelasnya.

Dia menjelaskan bahwa tidak mungkin penyidik dan bahkan Kejari tidak mengetahui ada perbuatan melawan hukum yang di lakukan oleh mantan Ketua Panwas saat itu. Di sisi lain, Sekertaris Panwas adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang dengan dan tanpa mengambil sepeserpun dari kerugian negara yang ada, tetap harus terjerat hukum, karena yang bersangkutan adalah penanggung jawab mutlak dalam pengelolaan keuangan di Tubuh Panwas saat itu.

“Kalau mantan Ketua dan Sekertaris Panwas tidak menjadi tersangka. maka patut di duga, Kejari Malteng Masuk angin atau juga dapat di Duga Kejari melindungi mereka”tegasnya.

Fakta Fakta hukum sambung Rian mestinya sudah bisa menjerat Maelissa CS sebagai tersangka. sebab hal ini bisa di jadikam emrio untuk mengungkap kebenaraan yang sesungguhnya dari kasus yang sampai saat ini tidak jelas penanganannya itu.

“Pasti ada sesuatu yang lebih besar dari sekedar dugaan korupsi di dalamnya. Kami harap pengadilan jeli jika kemudian hanya Wattimury saja yang di giring ke meja hijau. sebab fakta ketidak beresan itu,sejak awal telah terbuka namun, jika penyidik tidak menjadikannya sebagai bukti untuk mengiring Mantan Ketua dan Sekertaris sebagai tersangka maka jelas, Dugaan Jaksa masuk angin benar benar terjadi”tukasnya. (SM-01)

author