Wabup Optimis Keputusan Sidang Klasis Mampu Mengadvokasi Hak Hidup Manusia Secara Berkelanjutan

Masohi,seputarmaluku.com- Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Klasis Masohi, Minggu (25/2) menggelar Persidangan  Ke-34 tahun 2018. Agenda tahunan gerejawi dalam rangka mengoordinasikan serta mengomunikasikan ide, gagasan untuk kepentingan umat, daerah dan bangsa ini  diselenggarakan di Gedung Gereja  Mahanaim, Kota Masohi.

Wakil bupati Maluku Tengah Marlatu Leleury  dalam sambutannya menyambut baik sekaligus mengapresiasi terlaksananya  persidangan Ke-34 saat itu.

Wabup juga menyampaikan optimismenya terhadap kesuksesan pelaksanaan persidangan yang diagendakan berlangsung selama 2 hari itu. “Persidangan ini akan melahirkan keputusan yang mampu mengadvokasi hak hidup manusia dan alam secara berkelanjutan,” yakinnya.

Agar dapat mewujudkan harapan itu, wabup menghimbau agar seluruh  peserta memaknai persidangan sebagai suatu proses panjang dan strategis yang harus diboboti demi kebaikan dan kulitas hidup manusia secara berkelanjutan.

“Gelorakan semangat saling berbagi, peduli dan menghargai sesama umat manusia sebagai bentuk sederhana dari upaya advokasi terhadap hak tiap jemaat dan masyarakat,” pesan wabup.

“Semoga kegiatan ini dapat melahirkan berbagai kebijakan yang inovatif, responsif dan progresif sesuai kondisi dan kebutuhan umat saat ini dan menjawab harapan jemaat dimasa yang akan datang,” ringkas wabup.

Sementara itu, Ketua Klasis GPM Masohi, Pdt. Simon Werinussa dalam arahannya mengajak sel ruh peserta tetap vokus pada poin penting pelaksanaan sidang. Yakni evaluasi terhadap laporan pelayanan tahun sebelumnya demi penyempurnaN program dan kebijakan tahun pelayanan 2018.

Werinussa mengungkapkan tentang prestasi program terdahulu yang harus dijadikan barometer demi peningkatan kualitas dan realissinya ditahun 2018. Diantaranya tentang keberhasilan program penguatan iman, etik dan moral umat, serta pembinaan gerejawi. Termasuk.prohram.peningkatan mutu pendidikan yang ditahun ini punya target khusus.

“Dorong peningkatan status SD Kristen,” pesan Werinussa.

Dalam kesempatan itu, disampaikan pula tentang sikap dan posisi jemaat GPM terhadap pemerintah Kabupaten Maluku Tengah.  Bahwa, jemaat GPM adalah sahabat bagi  pembangunan daerah.

“Sebagai sahabat, GPM akan berada bersama pemerintah mendorong lajunya pembangunan daerah demi tercapainya peningkatan kesejahetraan jemaat dan masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan persidangan klasis GPM Masohi Ke-34 saat itu dibuka bersama oleh Wakil Bupati Maluku Tengah dan Ketua MPH Sinode GPM, PDt Ates Werinussa. Anggota DPD RI Jhon Pieris , Anggota DPR RI Welem Wattimena, Kapolres Malteng AKBP Raja Arthur Simamora, Wakil Ketua  DPRD Maluku Tengah Rudolf Lailossa hadir dalam kegiatan saat itu.

Turut pula,  Mantan Gubernur Maluku dua periode Karel Ralahalu, mantan Walikota Ambon dua periode M J Papilaj, sejumlah anggota DPRD Provinsi Maluku maupun Kabupaten Maluku Tengah. Persidangan diikuti oleh 282 peserta yang terdiri atas peserta biasa dari 38 jemaat dan majelis pekerja klasis, dan peserya luar biasa berasal dari MPH Sinode serta sejumlah undangan lain. (SM-01)

 

author