Organisasi Permada-Tumbar Resmi Gelar Musyawarah Besar Pertama

Seputarmaluku.com, Ambon.- Perhimpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar (Permada)  Tumalehu Barat (Tumbar) menggelar kegiatan Musyawarah Besar Pertama yang dilaksanakan di Hotel Everbright, Sabtu 15 Februari 2020. Kegiatan Mubes I Permada Tumbar tersebut dibuka langsung oleh Pejabat Negeri Tumalehu Barat, Kecamatan Kepulauan Manipa, Yusnita Tiakoly, yang juga sebagai Ketua Penasehat Organisasi Permada – Tumbar.

Kegiatan tersebut juga dihadiri anggota DPRD SBB asal Kepulauan Manipa, Abu Silawanne, M. Kotalima, dan Ny. Fauziah Attamimi serta Ketua Dewan Pembina organisasi Permada-Tumbar, Firman Attamimi.

Dalam sambutannya, Abu Silawanne mengatakan, untuk mencapai kesuksesan dalam berorganisasi maka harus dipahami dulu apa itu organisasi, manajemen organisasi serta manajemen kepemimpinan. Selain itu organisasi juga harus memiliki Visi dan Misi yang jelas sehingga ada gambaran dalam mencapai tujuan Organisasi itu.

“Saya berharap, sebagai wadah perkumpulan yang baru saja dibentuk, Permada kedepan dapat menampilkan jati dirinya sebagai organisasi yang  dapat menampung seluruh aspirasi dan kepentingan semua pengurus maupun anggotanya.

Apalagi organisasi ini dibentuk sebagai wadah perkumpulan bagi anak negeri Tumalehu Barat di perantauan, maka sudah sepantasnya organisasi ini menjadi tempat sandaran bagi seluruh anak anak negeri yang ada di rantau untuk sama berbagi dalam susah dan senang baik material maupun visi yang membangun generasi mudah yang baik,” ungkap Silawanne.

Sementara itu, M. Kotalima dalam sambutannya menyampaikan, Permada harus menjadi organisasi yang mandiri yang bisa memdatangkan kesuksesan dikalangan pengurus maupun anggota. Jangan jadikan organisasi ini untuk mencari keuntungan pribadi masing masing, karena banyak organisasi yang didirikan hanya untuk mengejar keuntungan dan kepentingan segilintir orang dalam organisasi itu.

Ketua Dewan Pembina Permada, Firman Attamimi pada kesempatan yang sama juga menyampaikan, terbentuknya organisasi Permada ini sangat singkat, karena organisasi ini baru dibentuk 10 Februari 2020, dan dihari ini sudah bisa melaksankan musyawarah pertama.

“Organisasi ini memang terbentuknya sangat singkat, namun bukan berarti organisasi ini dibentuk untuk maksud dan tujuan negative atau kepentingan segelintir orang. Melainkan organisasi ini dibentuk sebagai wujud kepedulian anak negeri Tumalehu Barat di perantauan terhadap kondisi dan tuntutan zaman dewasa ini.

Selain itu, organisasi ini juga bertujuan untuk membangun akhlak dan pemikiran positive yang bersifat membangun dalam upaya mendukung pembangunan daerah baik itu negeri Tumalehu Barat, Kabupaten SBB maupun Provinsi Maluku,” jelas Firman.

Sebelum membuka secara resmi Musyawarah I Permada Tumbar, Pejabat Raja negeri Tumalehu Barat, yang juga Ketua Dewan Penasehat Permada Tumbar, Yusnita Tiakoly menyampaikan, walaupun terbilang kecil, namun dengan organisasi ini diharapkan bisa menjadi pembelajaran bagi generasi Tumalehu Barat di perantauan untuk wadah untuk memacu dan membina skill serta kemampuan generasi mudah sebagai generasi pemimpin kedepan.

Diharapkan lewat organisasi kedepan dapat melahirkan pemimpin pemimpin besar yang bisa berkontribusi bagi pembangunan daerah, bangsa dan Negara, kata Yusnita yang langsung mengetok palu sebagai tanda dibukanya Musyawarah Besar I Permada—Tumbar. SM03

author