Danrem 151/Binaiya : Pentingnya Pembangunan SDM Untuk Kemajuan Masyarakat dan Daerah Maluku

Seputarmaluku.com, Ambon.- Danrem 151/Binaya, Brigjen TNI. Arnold Ritiauw menyampaikan, pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM), serta pembangunan kesehatan untuk kemajuan daerah Maluku ke depan.

Hal ini disampaikan di hadapan sejumlah wartawan di aula Makorem 151/Binaiya, Kamis 11 Februari 2021, saat Cofee Morning dan santap siang bersama.

Dikatakan, selama dirinya bertugas dan menjadi Danrem, banyak fakta dan kenyataan di lapangan yang sangat memprihatinkan terkait pembangunan SDM dan kesehatan di daerah Maluku.

“Terus terang ketika saya mendapati banyak fakta dan kenyataan di lapangan selama bertugas hal itu menggugah hati saya. Bagaimana mungkin daerah ini bisa maju kalau masih banyak masyarakat yang sampai saat ini belum mengenal huruf, belum tau cara dan pola hidup yang benar.

Inilah yang menggugah hati saya untuk berupaya untuk menyediakan sarana dan prasarana sehingga masyarakat yang belum mengenal huruf bisa belajar,” ungkapnya.

Dirinya menyampaikan, akhir-akhir ini sering melakukan kunjungan ke daerah daerah yang masih terisolir untuk melihat kondisi masyarakat di sana, dan banyak fakta memprihatinkan yang ditemui.

Masih minimnya sarana prasarana di berbagai bidang tentu menjadi faktor utama ketertinggalan masyarakat di Maluku.

“Banyak sarana prasarana yang tidak ada sehingga tidak mendukung berkembangnya kehidupan sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan dan lainnya.

Dengan kondisi seperti ini bagaimana masyarakat Maluku bisa berkembang dan memperoleh kehidupan yang sejahtera di daerahnya sendiri,” ucap Ritiauw.

Untuk itu, belakangan ini dirinya sering melakukan kunjungan dan pembangunan sejumlah sarana prasarana yang dibutuhkan masyarakat di sejumlah daerah di Maluku.

“Belum lama ini kami bekerjasama dengan PT Taspen membangun sekolah di pulau Seram, ada juga pembangunan jembatan bagi masyarakat yang selama ini terkendala akses perhubungan antar desa, dan kedepan kita juga akan membangun jembatan di Kilmury kabupaten SBT.

Kemarin juga kita baru melakukan peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren. Ini semua demi pembangunan SDM Maluku menuju kehidupan yang sejahtera,” paparnya.

Menurutnya, pembangunan yang dilakukan oleh TNI belakangan ini bagi masyarakat yang membutuhkan bukan menggunakan anggaran daerah tetapi ada kepedulian dari mitra dan donatur yang siap membantu.

Untuk itu, dirinya meminta peran Jurnalis sebagai mitra untuk turut membantu lewat tulisan atau pemberitaan yang bersifat membangun manusia Maluku di berbagai bidang.

“Orang Maluku harus menjadi Tuan di daerahnya sendiri, untuk itu pembangunan SDM dan sarana prasarana penunjang adalah kunci dari semua itu.

Saya minta kepada rekan rekan jurnalis, kalau ada yang mengetahui keberadaan kehidupan masyarakat di daerah manapun di Maluku yang masih tertinggal dan membutuhkan bantuan pembangunan, silahkan berikan masukan kepada saya dan saya akan langsung turun melihat dari dekat apa yang masyarakat di sana butuhkan,” kata Danrem.

Usai memberikan sambutan, Danrem, Arnold Ritiauw berkesempatan menyematkan ID Card Mitra Pers Korem 151/Binaiya kepada perwakilan wartawan, dan dilanjukan dengan santap siang bersama.

author