4 Kali Kantin SMP Negeri 2 Ambon Dibobol Maling, Kepsek Terkesan Acuh

Seputarmaluku.com, Ambon.- Kantin tempat siswa berbelanja saat jam istirahat di sekolah SMP Negeri 2 Ambon yang terletak di Jln. Dr. Apituley dibobol maling. Belum diketahui pasti kapan kejadian itu terjadi dan siapa pelakuknya maupun motiv dibalik itu, namun sebanyak 4 buah kompor Hock hilang digasak maling.

Kantin sekolah tersebut selama ini dikontrak oleh Leonora Martha Carolus atau yang biasa disapa Ibu Nori, dan masa kontraknya baru berakhir Desember 2020 nanti.

Menurut keterangan Nori, Senin 10 Februari 2020 pagi, saat dirinya menuju kompleks pendidikan SMP Negeri 2 untuk mempersiapkan dagangan, dirinya bersama beberapa karyawan kantin masuk melalui pintu pagar namun ia melihat jendela kantin sudah terlepas.

Saat masuk, dirinya menemukan box berisi jajanan sudah terbuka dan jualan berupa snack yang ada di dalam box sudah berhamburan keluar.

“Saat masuk kondisi dagangan berupa sejumlah snack atau makanan ringan yang biasa ditaruh di dalam box sudah berhamburan keluar. Namun saya tidak kaget lagi sebab ini sudah yang keempat kali kantin dimasuki orang tak dikenal yang terkesan mongobrak abrik isi kantin.

Saat kebagian belakang atau dapur kantin saya kaget karena empat buah kompor yang biasa dipakai untuk memasak jualan sudah tidak ada. Di tempat kejadian ada sepasang sandal swallow berwarna hitam tertinggal, dan itu bukan milik saya ataupun karyawan kantin,” beber Nori.

Anehnya, lanjut Nori, di atas meja dekat tempat kompor ada mesin es dan blender namun itu tidak dicuri. Padahal dibanding ukurannya, dua barang itu ukurannya kecil dan harganya lebih mahal dari 4 buah kompor yang hilang.

Dikatakan, kantin itu ditinggal sejak Sabtu 8 Februari 2020 usai jam sekolah saya dan orang kerja setelah beres beres langsung pulang meninggalkan kantin dalam kondisi terkunci baik pintu dan jendelanya.

“Setelah mengetahui kejadian itu, saya langsung mengambil tindakan untuk melaporkan kejadian kepada pihak Polisi. Setelah mendapat laporan Polisi langsung menuju TPK.

Saya mengambil langkah melaporkan kejadian ini dikarenakan kantin dibobol ini sudah keempat kali, sebelumnya pelaku hanya mengambil snack atau aqua, padahal lingkungan sekolah itu dijaga siang malam oleh security.

Kejadian sebelumnya juga sudah kami laporkan ke Kepala Sekolah tetapi tidak ada langkah apapun yang diambil sang Kepsek yang terkesan acuh,” jelas pemilik Kantin.

Informasi tentang laporan Polisi kasus pencurian di Kantin SMP Negeri 2 Ambon juga sudah dikonfirmasikan dengan pihak Kepolisian Sektor Nusaniwe di Pos Pelayanan Terpadu Benteng dan itu dibenarkan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Ambon, Gani Suad yang dikonfirmasi via telephone seluler Senin sore mengaku belum mengetahui atau menerima laporan tentang adanya kasus pencurian di Kantin SMP Negeri 2 Ambon.

“Saya tidak tahu dan belum menerima laporan apapun tentang adanya kasus pencurian di kantin,” kata Kepala Sekolah singkat lewat telephone selulernya. SM003

author