12 Nakes Divaksin Perdana di Tehoru

63 views

Tehoru, seputarmaluku.com- Sebanyak12 orang tenaga Kesehatan (Nakes) divaksin perdana pada pencanangan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Tehoru, Senin (1/2).

Mereka diantaranya, Kepala Puskesmas Tehoru Zhair Makayaino dan Kepala Pemerintahan Negeri Hatumete Benard Lilihata yang juga adalah nakes di Puskesmas Tehoru. Hadir dalam pencanangan vaksinasi covid-19, Sekcam Tehoru, Kapolsek, Koramil, serta para Kepala Pemerintah Negeri (KPN) se-Kecamatan Tehoru.

Kepala puskesmas Tehoru, Zhair Makayaino usai menjalani vaksinasi perdana mengatakan, vaksinasi sangat penting sebagai ikhtiar memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Sudah 11 bulan hingga hari ini kita, mengalami pandemi karena Covid-19 ini. Maka dari itu, langkah pencegahan dan pengendalian perlu kita ambil,” tandas Makayaino.

Layanan kesehatan maupun layanan publik terdampak oleh pandemi covid-19. Penurunan tingkat perekonomian masyarakat dan, dampak lainnya turut menyertai.

Kenyataan ini memaksa seluruh elemen masyarakat untuk ikut andil dalam memutus mata rantai penyebaran covid -19.

“Vaksinasi juga bertujuan melindungi kita dengan meningkatkan imun atau kekebalan tubuh,” jelasnya.

“Meski begitu, ada prosedur yang harus di lalui untuk bisa menerima suntikan vaksin covid-19. Yakni diantaranya, tidak boleh ada riwayat penyakit bawaan semisal diantaranya, Diabetes, Jantung, dan lain- lain. Calon penerima vaksin juga harus melalui beberapa tahapan pemeriksaan kesehatan terlebih dulu sebelum dinyatakan bisa menerima vaksin, “tambahnya.

Intinya, tandas Makayaino, vaksinasi yang akan diterima oleh segenap lapisan masyarakat sifatnya aman. “vaksin aman dan halal, ” tegasnya.

Kepala Pemerintah Negeri (KPN) Hatumette yang juga Ketua Latupati Kecamatan Tehoru, dan Tenaga Kesehatan (Nakes) pada Puskesmas Tehoru Bernard  Lilihata usai divaksin menyatakan seluruh kepala pemerintahan dari tingkat pusat hingga ke daerah, termasuk pemerintahan Negeri dan Nakes merupakan kelompok pertama yang divaksin.
Mengapa ? Agar bisa menjadi contoh bagi masyarakat, tentang pentingnya vaksinasi covif-19. Sekaligus, dapat menjadi contoh bahwa vaksin covif-19 Sinovac aman dan halal bagi tubuh.

“Sebagai raja saya juga tenaga medis, dan tugas saya untuk melayani jadi sebelum ke masyarakat hatumete maka saya selaku raja harus menunjukan bukti dan saya harus duluan baru ke masyarakat saya,” tandasnya usai menjalani vaksinasi perdana saat itu.

Lilihata berharap, paska dirinya bersama tenaga kesehatan divaksinasi, seluruh elemen masyarakat dapat ikut serta memberi diri divaksin.

“Vaksinasi covid-19 sangat penting untuk menghindarkan diri kita dan masyarakat dari Covid-19. Dengan divaksin, kita telah ikut berpartisipasi untuk kemajuan bangsa dan negara,” serunya.

“Saat negara terbebas dari belenggu Covid-19, perekonomian akan pulih. Pada gilirannya, perkembangan seluruh sendi kehidupan masyarakat bisa bergerak lebih optimal, ” kuncinya. (SM-Fais)

author