Tuasikal Abua Ditetapkan Pimpin IPHI Malteng

Masohi, seputarmaluku.com – Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Maluku Tengah periode 2017-2022.

Dalam Musyawarah Daerah ke-II, Kamis (4/1) malam, Tuasikal Abua dipilih menggantikan ketua terdahulu Abdul Rajab Sese yang menahkodai IPHI Malteng periode 2012-2017.Musyawarah ke-II IPHI Malteng digelar di Aula Pendopo Bupati Malteng dan dihadiri oleh Plt Sekab Malteng Rakib Sahubawa dan Para Pimpinan SKPD lingkup Pemda Malteng.

Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua dalam sambutan lisannya mengapresiasi mandat yang diberikan kepadanya. Mandat yang lahir melalui forum disaat itu dinilainya sebagai suatu kepercayaan, sekaligus amanah untuk dapat melakukan  perbaikan padainternal kepengurusan IPHI.

“Kepercayaan yang diberikan kepada saya tentu diikuti dengan keyakinan bahwa IPHI akan lebih maju kedepan. Dan, kepercayaan ini Insyaallah dapat diwujudkan,” katanya.

Bagaimana mewujudkan komitmwn tersebut ? Menurutny, yang paling awal dilakukan adalah dengan melakukan sejumlah perbaikan di internal organisasi.

“Agar dapat bekerja lebih optimal, struktur kepengurusan di tingkat Kecamatan akan kita hidupkan,” rincinya.

Agar niat memajukan IPHI bisa diwujudkan, Tuasikal meminta dukungan aktif semua jajaran IPHI. Dimana seluruh jajaran diharapkan untuk tetap berpedoman pada nilai-nilai kemabruran Haji Dan Solidaritas Nasional Menuju Indonesia yang damai.

Ketua IPHI periode 2012-2017 Abdul Rajab dalam sambutannya juga menekankan hal yang sama.  Kepada suluruh jajaran dikatakan,  IPHI merupakan organisasi kebajikan yang bersifat independen.  Berakidah Islam, dan berasaskan Pancasila.

“IPHI merupakan wadah berhimpun para alumni Haji dari seluruh wilayah di Kabupaten Maluku Tengah. IPHI bersifat permanen dan terorganisasi dengan visi, misi dan program yang jelas,” ujarnya.

“IPHI memiliki prinsip-prinsip keorganisasian dan kepemimpinan yang  menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan nilai-nilai luhur Budaya Bangsa,” terangnya. (SM-01)

author